Kamis, 04 Agustus 2011

BLUE MOSQUE

Mesjid ini disebut “mesjid biru” karena kubah penutupnya berwarna biru. Bangunan ini berada di Istambul Turki dan dibangun oleh Sultan Ahmed I pada tahun 1609 dan selesai pada 1612. Sultan Ahmed membangun Masjid Biru untuk menandingi bangunan Hagia Sopia buatan kaisar Bizantium yaitu Constantin I, Hagia Sopia berada satu blok dari Masjid Biru. Hagia Sopia dulunya adalah Gereja Bizantium sebelum jatuh ke daulah Turki Otoman pada tahun 1453 M . Masjid Biru memiliki 6 menara, diameter kubah 23,5 meter dan tinggi kubah 43 meter, kolom beton berdiameter 5 meter.
Masjid ini adalah satu dari dua buah masjid di Turki yang mempunyai enam menara, yang satu lagi berada di Adana. Kabarnya, akibat jumlah menara yang sama dengan Masjidil Haram di Mekkah saat itu, Sultan Ahmad mendapat kritikan tajam sehingga akhirnya beliau menyumbangkan biaya pembuatan menara ketujuh untuk Masjidil Haram. Yang menarik, sebuah rantai besi yang berat dipasang di atas pintu gerbang masjid sebelah barat. Di masa lalu, hanya Sultan yang boleh memasuki halaman masjid dengan mengendarai kuda, dan rantai ini dipasang agar Sultan menundukkan kepalanya saat melintas masuk agar tidak terantuk rantai tersebut. Ini dimaksudkan sebagai simbol kerendahan hati penguasa di hadapan kekuasaan Ilahi

Minggu, 31 Juli 2011

RAMADHAN

Ramadhan adalah bulan dimana manusia oleh Allah diberikan berkah yang melimpah dan juga diwajibkan untuk berpuasa untuk menebus dosa-dosa yang telah dilakukan.Di bulan Ramadhan para syaitan di belenggu sehingga kita seakan merasa ringan untuk beribadah.
Di bulan Ramadhan kita diwajibkan berpuasa untuk menahan hawa nafsu kita dan dalam berpuasa iyu ada tiga tingkatan yang disebutkan di dalam kitab Ihya' ulumuddin yaitu:
1.Shoumul 'aam atau puasa yang dijalani oleh orang-orang awam yaitu puasa yang hanya menahan makan dan minum serta perkara yang membatalkan puasa tanpa dibarengi dengan menahan hawa nafsu dan menjaga hati.
2.Shoumul khowas adalah puasa bagi orang-orang yang berilmu,yaitu puasa yang tidak hanya menahan makan dan minum serta perkara-perkara yang membatalkan puasa akan tetapi juga menjaga hati agar tidak terkotori oleh hawa nafsu dengan cara menahan amarah dan fikiran-fikiran buruk terhadap orang lain serta selalu menjaga diri dari perbuatan dosa dan syubhat,.
3.Shoumul khowasil khowas adalah puasa para wali Allah yaitu puasa selain tersebut diatas (no 2) dan jua selalu menjaga hati agar tetap ingat kepada Allah SWT bagi mereka sedetik lupa pada Allah berarti puasa itu batal.subhanalloh
puasa manakah yang akan kita jalani dari tiga puasa tersebut diatas?

Sabtu, 16 Juli 2011

PERANG SALIB 4

Pada tahun 1219 M, meleteus kembali peperangan yang dikenal dengan Perang Salib periode keenam, dimana tentara Kristen dipimpin oleh raja Jerman, Frederick II, mereka berusaha merebut Mesir lebih dahulu sebelum ke Palestina, dengan harapan dapat bantuan dari orang-orang Kristen Qibthi. Dalam serangan tersebut, mereka berhasil menduduki Dimyat, Raja Mesir dari Dinasti Ayyubiyah waktu itu, al-Malik al-Kamil, membuat penjanjian dengan Frederick. Isinya antara lain Frederick bersedia melepaskan Dimyat, sementara al-Malik al-Kamil melepaskan Palestina, Frederick menjamin keamanan kaum muslimin di sana, dan Frederick tidak mengirim bantuan kepada Kristen di Syria. Dalam perkembangan berikutnya, Palestina dapat direbut kembali oleh kaum muslimin tahun 1247 M, di masa pemerintahan al-Malik al-Shalih, penguasa Mesir selanjutnya.
Ketika Mesir dikuasai oleh dinasti Mamalik yang menggantikan posisi Daulah Ayyubiyyah, pimpinan perang dipegang oleh Baybars, Qalawun dan Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah. Pada masa merekalah Akka dapat direbut kembali oleh kaum muslimin tahun 1291 M. Demikianlah Perang Salib yang berkobar di Timur. Perang ini tidak berhenti di Barat, di Spanyol, sampai umat Islam terusir dari sana.

Selasa, 12 Juli 2011

PERANG SALIB 3

Jatuhnya Yerussalem ke tangan kaum muslimin sangat memukul perasaan tentara salib. Mereka pun menyusun rencana balasan. Selanjutnya, tentara salib dipimpin oleh Frederick Barbarossa raja Jerman, Richard the Lionheart raja Inggris, dan Philip Augustus raja Perancis memunculkan perang Salib III.[18] Pasukan ini bergerak pada tahun 1189 M dengan dua jalur berbeda. Pasukan Richard dan Philip melalui jalur laut dan pasukan Barbarossa-saat itu merupakan yang terbanyak di Eropa-melalui jalur darat, melewati Konstantinopel. Namun, Barbarossa meninggal di daerah Cilicia karena tenggelam di sungai, sehingga menyisakan Richard dan Philip. Sebelum menuju Tanah Suci, Richard dan Philip sempat menguasai Siprus dan mendirikan Kerajaan Siprus. Meskipun mendapat tantangan berat dari Shalahuddin, namun mereka berhasil merebut Akka yang kemudian dijadikan ibu kota kerajaan Latin. Philip kemudian balik ke Perancis untuk "menyelesaikan" masalah kekuasaan di Perancis dan hanya tinggal Richard yang melanjutkan Perang Salib III. Richard tidak mampu memasuki Palestina lebih jauh, meski bisa beberapa kali mengalahkan Shalahuddin. Pada tanggal 2 Nopember 1192 M, dibuat perjanjian antara tentara salib dengan Shalahuddin yang disebut dengan Shulh al-Ramlah. Dalam perjanjian ini disebutkan bahwa orang-orang Kristen yang pergi berziarah ke Baitul Maqdis tidak akan diganggu

PERANG SALIB 2

Kejatuhan County Edessa ini menyebabkan orang-orang Kristen mengobarkan Perang Salib kedua.[17] Paus Eugenius III menyampaikan perang suci yang disambut positif oleh raja Perancis Louis VII dan raja Jerman Conrad II. Keduanya memimpin pasukan Salib untuk merebut wilayah Kristen di Syria. Akan tetapi, gerak maju mereka dihambat oleh Syeikh Nuruddin Zanki. Mereka tidak berhasil memasuki Damaskus. Louis VII dan Conrad II sendiri melarikan diri pulang ke negerinya. Syeikh Nuruddin wafat tahun 1174 M. Pimpinan perang kemudian dipegang oleh Sultan Shalahuddin al-Ayyubi yang berhasil mendirikan dinasti Ayyubiyah di Mesir tahun 1175 M, setelah berhasil mencegah pasukan salib untuk menguasai Mesir. Hasil peperangan Shalahuddin yang terbesar adalah merebut kembali Yerusalem pada tahun 1187 M, setelah beberapa bulan sebelumnya dalam Pertempuran Hattin, Shalahuddin berhasil mengalahkan pasukan gabungan County Tripoli dan Kerajaan Yerusalaem melalui taktik penguasaan daerah. Dengan demikian berakhirlah Kerajaan Latin di Yerussalem yang berlangsung selama 88 tahun berakhir. Sehabis Yerusalem, tinggal Tirus merupakan kota besar Kerajaan Yerusalem yang tersisa. Tirus yang saat itu dipimpin oleh Conrad dari Montferrat berhasil sukses dari pengepungan yang dilakukan Shalahuddin sebanyak dua kali. Shalahuddin kemudian mundur dan menaklukan kota lain, seperti Arsuf dan Jaffa.

PERANG SALIB 1

Pada musim semi tahun 1095 M, 150.000 orang Eropa, sebagian besar bangsa Perancis dan Norman[14], berangkat menuju Konstantinopel, kemudian ke Palestina. Tentara Salib yang dipimpin oleh Godfrey, Bohemond, dan Raymond ini memperoleh kemenangan besar. Pada tanggal 18 Juni 1097 mereka berhasil menaklukkan Nicea dan tahun 1098 M menguasai Raha (Edessa). Di sini mereka mendirikan County Edessa dengan Baldawin sebagai raja. Pada tahun yang sama mereka dapat menguasai Antiochea dan mendirikan Kepangeranan Antiokhia di Timur, Bohemond dilantik menjadi rajanya. Mereka juga berhasil menduduki Baitul-Maqdis (15 Juli 1099 M[15]) dan mendirikan Kerajaan Yerusalem dengan rajanya, Godfrey. Setelah penaklukan Baitul-Maqdis itu, tentara Salib melanjutkan ekspansinya. Mereka menguasai kota Akka (1104 M), Tripoli (1109 M) dan kota Tyre (1124 M). Di Tripoli mereka mendirikan County Tripoli, Rajanya adalah Raymond.
Selanjutnya, Syeikh Imaduddin Zanki pada tahun 1144 M, penguasa Moshul dan Irak, berhasil menaklukkan kembali Aleppo, Hamimah, dan Edessa. Namun ia wafat tahun 1146 M. Tugasnya dilanjutkan oleh puteranya, Syeikh Nuruddin Zanki. Syeikh Nuruddin berhasil merebut kembali Antiokhia pada tahun 1149 M dan pada tahun 1151 M, seluruh Edessa dapat direbut kembali.

Jumat, 01 Juli 2011

RAMUAN KEBAHAGIAAN

Dalam sebuah hadits yang di riwayatkan oleh at-tirmidziy Rosululloh bersabda, "Barang siapa tidur dengan tenang di tempat tidunya,sehat badannya,memiliki jatah makanan untuk hari itu, maka seakan-akan dia telah mendapatkan dunia dan semuanya kenikmatannya."
   Maksud hadits ini adalah bahwa jika seseorang telah mendapatkan makanan yang cukup dan tempat berlindung yang aman,maka dia telah mendapatkan kebahagiaan yang sempurna dan kebaikan yang terindah. Ini terjadi pada kebanyakan orang . Namun mereka tidak pernah menyebutnya,melihatnya dan merasakannya sebagai kebahagiaan dan kebaikan.
   Alloh berfirman kepada Rosul-Nya,
    "Dan , telah Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu."   
                                                                                             (QS.Al-Maidah : 3)


   Kenyataannya Rosululloh yang agung masih tidur di sebuah kamar yang beralaskan tanah dan beratapkan pelepah kuma.Beliau mengikat perutnya dengan dua buah batu untuk menahan rasa laparnya, dan  beralaskan tikar yang terbuat dari pelepah kurma yang membekas di belikatnya.Beliau menggadaikan pakaian perangnya ke pada seorang yahudi dengan harga 30 sha' gandum.Beliau berkeliling selama tiga hari untuk mendapatkan kurma yang paling jelek untuk di makan dan untuk sekadar menutup rasa lapar ,namun tidak mendapatkannya.
  
    Kau meninggal dan baju perangmu di gadaikan dengan gandum
   dan barang (gadaian)mu tetap tak tertembus hinnga ajal menjelang
   Dalam dirimu ada makna keyatiman yang menghiasi,
  dan engkau pun bergelar bapak ornag orang yatim.


"Dan,sesungguhnya hari akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan . Dan kelal Rabb-mu memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu ( hati ) kamu menjadi puas."                 (QS,Adh-Duha : 4-5)


"Sesungguhnya,telah kami berikan kepadamu sebuah sungai di surga". (QS.Al-Kautsar:1)