Minggu, 11 Maret 2012

PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG PENDIDIKAN

Al-Ghazali merupakan tokoh yang sangat memperhatikan bidang pendidikan.
Menurut Al-ghazali,pendidikanlah yang banyak membentuk corak kehidupan suatu bangsa.Menurut Al-Tibawi,pemikiran pendidikan Al-Ghazali ini paling baik,sistematis,dan komprehensif dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain.Hal ini disebabkan Al-Ghazali adalah seorang guru besar yang juga sekaligus pemikir besar.Pemikiran pendidikan Al-Ghazali telah mendominasi atmosfer pemikiran pendidikan selama ber abad-abad semenjak kematiannya.
Pokok-pokok pemikiran Al-Ghazali terdapat dalam kitabnya Ihya' Ulum Ad-Din dan Ayyuhal Walad.Kedua kitab ini ditulisnya setelah dia melewati perjalanan panjang intelektualnya.Kunci pokok pemikiran Al-Ghazali dapat ditemukan pada pertanyaan tentang hakikat pendidikan,yakni mengedepankan kesucian jiwa dari akhlak yang hina dan sifat-sifat yang tercela,karena ilmu merupakan ibadahnya hati,shalat yang bersifat rahasia,dan sarana pendidikan batin kepada Allah.Konsep pendidikan yang dikembangkan Al-Ghazali mencakup lima aspek pendidikan akal,dan aspek pendidikansosial,yang kesemuanya harus ditanamkan pada anak sejak usia dini.Kelima aspek tersebutharus diwujudkansecara utuh dan terpadu agar dapat menghasilkan manusia seutuhnya.
Secara singkat,pokok-pokok pemikiran pendidikan Al-ghazali bisa diklarifikasikan ke dalam tiga hal.pertama,penjelasan tentang keutamaan ilmu.Kedua,penggolongan ilmu pengetahuan.Ketiga,kewajiban-kewajiban pokok bagi seorang guru dan anak didik.
seorang murid menurut Al-Ghazali haruslah menjadi calon guru,minimal guru bagi dirinya sendiri,dan dengan berakhlak mulia menjadi teladan yang baik bagi yang lainnya.

Selasa, 06 Maret 2012

PENGARUH BACAAN AL QUR'AN PADA TUBUH DAN OTAK MANUSIA

      
      Sebuah ilmu kedokteran telah menemukan bahwa alunan ayat ayat Al Qur'an mampu menggetarkan sel-sel tubuh dan juga sel-sel otak manusia sehingga menghasilkan frekuensi dan getaran tang sangat luar biasadan juga sangat tepat dan sempurna sesuai dengan fitrah Allah(ciptaan Allah).Dan sel-sel tubuh serta otak yang ada dalam diri manusia yang rusak atau tidak normal dengan cepat bisa kembali membaik dan normal kembali seperti sediakala.
        Ini adalah penemuan yang sangat mengejutkan dunia kedokteran,terutama para Ahli kedokteran non-Muslim yang harus mengakui tentang kehebatan firman Allah SWT yang tertuang di dalam Al Qur'an.
        Bacaan Al Qur'an juga berpengaruh pada kejiwaan dan karakter manusia ,bacaan ayat-ayat suci Al Qur'an Insyaalah akan membuat seseorang menjadi:
  • Lebih kebal terhadap penyakit
  • Melakukan pekerjaan secara fokus
  • Menjadi lebih inovatif
  • mempunyai jiwa yang lebih stabil
  • Mampu mengontrol emosi secara baik
  • Mampu mengambil keputusan dengan baik dan benar
  • Mampu mengatasi rasa khawatir yang berlebihan
  • Mempunyai karakter yang kuat dan jujur 
  • Pantang menyerah dan pekerja keras 
  • Tidak egois,Positive thinking,Jujur,mau menerima kritik
  • Mampu mengatasi kangker
  • Mampu menghentikan kebiasaan merokok
  • Mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit
  • mampu meningkatkan kelancaran dalam berbicara didepan orang banyak.  
(Sumber penelitian Ir.Abdul daem Al-Kaheel dengan referensi international yang terpercaya)

Hadits Nabi :"sebaik baik kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur'an dan kemudian mengajarkannya kepada orang lain"(H.R. Bukhari).
       
      Kitab suci Al Quran adalah nyata-nyata firman Allah SWT sehingga semua yang termaktub didalamnya pastilah benar ....
Allahu A'lam bisshowab

Minggu, 16 Oktober 2011

Hukum Menuntut Ilmu





Apabila kita memperhatikan isi Al-Quran dan Al-Hadist, maka terdapatlah beberapa suruhan yang mewajibkan bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, untuk menuntut ilmu, agar mereka tergolong menjadi umat yang cerdas, jauh dari kabut kejahilan dan kebodohan. Menuntut ilmu artinya berusaha menghasilkan segala ilmu, baik dengan jalan menanya, melihat atau mendengar. Perintah kewajiban menuntut ilmu terdapat dalam hadist Nabi Muhammad saw :

Artinya : "Menuntut ilmu adalah fardhu bagi tiap-tiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan". (HR. Ibn Abdulbari).

Dari hadist ini kita memperoleh pengertian, bahwa Islam mewajibkan pemeluknya agar menjadi orang yang berilmu, berpengetahuan, mengetahui segala kemashlahatan dan jalan kemanfaatan; menyelami hakikat alam, dapat meninjau dan menganalisa segala pengalaman yang didapati oleh umat yang lalu, baik yang berhubungan dangan 'aqaid dan ibadat, baik yang berhubungan dengan soal-soal keduniaan dan segala kebutuhan hidup.

Nabi Muhammad saw.bersabda

: مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya : "Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) diakhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang meginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula". (HR.Bukhari dan Muslim)

Islam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk menuntut kita dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia, agar tiap-tiap muslim jangan picik ; dan agar setiap muslim dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang dapat membawa kemajuan bagi penghuni dunia ini dalam batas-batas yang diridhai Allah swt.

Rasulullah Saw., bersabda:" طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِم “

Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)


Oleh karena itu, ilmu-ilmu seperti ilmu tafsir, ilmu hadist, ilmu bahasa 'arab, ilmu sains seperti perubatan, kejuruteraan, ilmu perundangan dan sebagainya adalah termasuk dalam ilmu yg tidak diwajibkan untuk dituntuti tetapi tidaklah dikatakan tidak perlu kerana ia adalah daripada ilmu fardhu kifayah. Begitu juga dengan ilmu berkaitan tarekat ia adalah sunat dipelajari tetapi perlu difahami bahawa yg paling aula (utama) ialah mempelajari ilmu fardhu 'ain terlebih dahulu. Tidak mempelajari ilmu fardhu 'ain adalah suatu dosa kerana ia adalah perkara yg wajib bagi kita untuk dilaksanakan dan mempelajari ilmu selainnya tiadalah menjadi dosa jika tidak dituntuti, walau bagaimanapun mempelajarinya amat digalakka Ilmu yang diamalkan sesuai dengan perintah-perintah syara'. Hukum wajibnya perintah menuntut ilmu itu adakalanya wajib 'ain dan adakalnya wajib kifayah. Sedang ilmu yang wajib kifayah hukum mempelajarinya, ialah ilmu-ilmu yang hanya menjadi pelengkap, misalnya ilmu tafsir, ilmu hadist dan sebagainya. Ilmu yang wajib 'ain dipelajari oleh mukallaf yaitu yang perlu diketahui untuk meluruskan 'aqidah yang wajib dipercayai oleh seluruh muslimin, dan yang perlu di ketahui untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang difardhukan atasnya, seperti shalat, puasa, zakat dan haji.

Kamis, 04 Agustus 2011

BLUE MOSQUE

Mesjid ini disebut “mesjid biru” karena kubah penutupnya berwarna biru. Bangunan ini berada di Istambul Turki dan dibangun oleh Sultan Ahmed I pada tahun 1609 dan selesai pada 1612. Sultan Ahmed membangun Masjid Biru untuk menandingi bangunan Hagia Sopia buatan kaisar Bizantium yaitu Constantin I, Hagia Sopia berada satu blok dari Masjid Biru. Hagia Sopia dulunya adalah Gereja Bizantium sebelum jatuh ke daulah Turki Otoman pada tahun 1453 M . Masjid Biru memiliki 6 menara, diameter kubah 23,5 meter dan tinggi kubah 43 meter, kolom beton berdiameter 5 meter.
Masjid ini adalah satu dari dua buah masjid di Turki yang mempunyai enam menara, yang satu lagi berada di Adana. Kabarnya, akibat jumlah menara yang sama dengan Masjidil Haram di Mekkah saat itu, Sultan Ahmad mendapat kritikan tajam sehingga akhirnya beliau menyumbangkan biaya pembuatan menara ketujuh untuk Masjidil Haram. Yang menarik, sebuah rantai besi yang berat dipasang di atas pintu gerbang masjid sebelah barat. Di masa lalu, hanya Sultan yang boleh memasuki halaman masjid dengan mengendarai kuda, dan rantai ini dipasang agar Sultan menundukkan kepalanya saat melintas masuk agar tidak terantuk rantai tersebut. Ini dimaksudkan sebagai simbol kerendahan hati penguasa di hadapan kekuasaan Ilahi

Minggu, 31 Juli 2011

RAMADHAN

Ramadhan adalah bulan dimana manusia oleh Allah diberikan berkah yang melimpah dan juga diwajibkan untuk berpuasa untuk menebus dosa-dosa yang telah dilakukan.Di bulan Ramadhan para syaitan di belenggu sehingga kita seakan merasa ringan untuk beribadah.
Di bulan Ramadhan kita diwajibkan berpuasa untuk menahan hawa nafsu kita dan dalam berpuasa iyu ada tiga tingkatan yang disebutkan di dalam kitab Ihya' ulumuddin yaitu:
1.Shoumul 'aam atau puasa yang dijalani oleh orang-orang awam yaitu puasa yang hanya menahan makan dan minum serta perkara yang membatalkan puasa tanpa dibarengi dengan menahan hawa nafsu dan menjaga hati.
2.Shoumul khowas adalah puasa bagi orang-orang yang berilmu,yaitu puasa yang tidak hanya menahan makan dan minum serta perkara-perkara yang membatalkan puasa akan tetapi juga menjaga hati agar tidak terkotori oleh hawa nafsu dengan cara menahan amarah dan fikiran-fikiran buruk terhadap orang lain serta selalu menjaga diri dari perbuatan dosa dan syubhat,.
3.Shoumul khowasil khowas adalah puasa para wali Allah yaitu puasa selain tersebut diatas (no 2) dan jua selalu menjaga hati agar tetap ingat kepada Allah SWT bagi mereka sedetik lupa pada Allah berarti puasa itu batal.subhanalloh
puasa manakah yang akan kita jalani dari tiga puasa tersebut diatas?

Sabtu, 16 Juli 2011

PERANG SALIB 4

Pada tahun 1219 M, meleteus kembali peperangan yang dikenal dengan Perang Salib periode keenam, dimana tentara Kristen dipimpin oleh raja Jerman, Frederick II, mereka berusaha merebut Mesir lebih dahulu sebelum ke Palestina, dengan harapan dapat bantuan dari orang-orang Kristen Qibthi. Dalam serangan tersebut, mereka berhasil menduduki Dimyat, Raja Mesir dari Dinasti Ayyubiyah waktu itu, al-Malik al-Kamil, membuat penjanjian dengan Frederick. Isinya antara lain Frederick bersedia melepaskan Dimyat, sementara al-Malik al-Kamil melepaskan Palestina, Frederick menjamin keamanan kaum muslimin di sana, dan Frederick tidak mengirim bantuan kepada Kristen di Syria. Dalam perkembangan berikutnya, Palestina dapat direbut kembali oleh kaum muslimin tahun 1247 M, di masa pemerintahan al-Malik al-Shalih, penguasa Mesir selanjutnya.
Ketika Mesir dikuasai oleh dinasti Mamalik yang menggantikan posisi Daulah Ayyubiyyah, pimpinan perang dipegang oleh Baybars, Qalawun dan Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah. Pada masa merekalah Akka dapat direbut kembali oleh kaum muslimin tahun 1291 M. Demikianlah Perang Salib yang berkobar di Timur. Perang ini tidak berhenti di Barat, di Spanyol, sampai umat Islam terusir dari sana.

Selasa, 12 Juli 2011

PERANG SALIB 3

Jatuhnya Yerussalem ke tangan kaum muslimin sangat memukul perasaan tentara salib. Mereka pun menyusun rencana balasan. Selanjutnya, tentara salib dipimpin oleh Frederick Barbarossa raja Jerman, Richard the Lionheart raja Inggris, dan Philip Augustus raja Perancis memunculkan perang Salib III.[18] Pasukan ini bergerak pada tahun 1189 M dengan dua jalur berbeda. Pasukan Richard dan Philip melalui jalur laut dan pasukan Barbarossa-saat itu merupakan yang terbanyak di Eropa-melalui jalur darat, melewati Konstantinopel. Namun, Barbarossa meninggal di daerah Cilicia karena tenggelam di sungai, sehingga menyisakan Richard dan Philip. Sebelum menuju Tanah Suci, Richard dan Philip sempat menguasai Siprus dan mendirikan Kerajaan Siprus. Meskipun mendapat tantangan berat dari Shalahuddin, namun mereka berhasil merebut Akka yang kemudian dijadikan ibu kota kerajaan Latin. Philip kemudian balik ke Perancis untuk "menyelesaikan" masalah kekuasaan di Perancis dan hanya tinggal Richard yang melanjutkan Perang Salib III. Richard tidak mampu memasuki Palestina lebih jauh, meski bisa beberapa kali mengalahkan Shalahuddin. Pada tanggal 2 Nopember 1192 M, dibuat perjanjian antara tentara salib dengan Shalahuddin yang disebut dengan Shulh al-Ramlah. Dalam perjanjian ini disebutkan bahwa orang-orang Kristen yang pergi berziarah ke Baitul Maqdis tidak akan diganggu